Festival Salafiyah: Lomba SD/MI Se-Kabupaten Pati

festival salafiyah

(Olimpiade MIPA/MHQ/Bulutangkis/Poster)

Dalam rangka menyambut Khoul  KH. Baidlowi Sirodj, dan Harlah Pondok Pesantren Salafiyah Kajen ke 112, serta aplikasi dari visi MTs. Salafiyah, yaitu Berilmu, berprestasi, berakhlaq, berbudaya, bersosial berdasarkan iman dan taqwa, maka Madrasah Tsanawiyah Salafiyah bermaksud menyelenggarakan kegiatan perlombaan antar  SD/MI Se-Kabupaten Pati. Perlombaan tersebut merupakan media positif yang menjembatani tertanamnya nilai nilai peningkatan kompetensi dan pengembangan kreativitas berupa aneka lomba dengan penyajian bernuansa belajar, baik di bidang akademik, olahraga maupun seni.

Yayasan Salafiyah Kajen Menjadi Objek Studi Banding

IMG_0213

Sabtu Pagi, 15 Maret 2014, sekitar pukul 07.00 WIB, Yayasan Salafiyah Kajen kedatangan tamu dari Ujung Pangkah Gresik, yaitu rombongan Yayasan Al-Muniroh yang membawa para dewan guru termasuk 15 kepala institusi pendidikan yang terdapat di Yayasan tersebut. Kedatangan mereka bertujuan untuk menjalin silaturrahmi dan berbagi knowledge mengenai sistem pendidikan dan aplikasinya yang terdapat pada masing-masing lembaga, baik di Yayasan Salafiyah Kajen, maupun Yayasan Al-Muniroh Ujung Pangkah Gresik.

Bandung Lautan Rekreasi Ilmu

Study Rihlah ke-4 MTs. Salafiyah

Tangkuban Perahu

Dalam empat tahun terakhir, MTs. Salafiyah secara istiqomah melaksanakan sebuah program pembelajaran di luar sekolah yang dinamakan “Study Rihlah”. Pemilihan Istilah tersebut dimaksudkan untuk dapat menampung tujuan filosofis dilakukannya agenda tahunan ini, yang mana dengan mengedepankan kata “Study” yang memiliki makna belajar, maka kegiatan ini di fokuskan untuk memberikan pembelajaran bagi siswa-siswi MTs. Salafiyah,

Sempitnya Sastra di Sekolah

oleh : N Alfian A

(Alumni MA Salafiyah angkatan 2010)

Sejauh ini geliat sastra di tanah air telah mengalami kemajuan. Hal itu terbukti bahwa hampir setiap hari, penerbit menerbitkan novel, antologi puisi, buku bahkan media cetak yang notabennya ada kolom sastranya. Belum lagi ditambah geliat komunitas-komunitas di berbagai daerah, yang tiap harinya nguri-nguri sastra, baca puisi, maupun bermain drama.

Rais Aam PBNU KH MA Sahal Mahfudh Wafat

Jakarta, NU Online
Rais Aam PBNU KH MA Sahal Mahfudh yang lazim disapa Mbah Sahal, wafat pada Jum’at, (24/1) dini hari pukul 01.05 WIB. Kiai Sahal wafat di kediamannya, kompleks pesantren Maslakhul Huda, Kajen, Pati, Jawa Tengah.

Demikian dinyatakan sekretaris pribadi Kiai Sahal, Muhammad Najib kepada NU Online per telepon, Jumat (24/1) dini hari.

“Kiai Sahal rencananya dimakamkan di Kajen pada Jumat (24/1) pagi. Paling cepat pukul 9.00,” terangnya.

PAK HUSAIN DAN DEFISIT GURU FAVORIT

Oleh: Helmi Mustofa

(Alumni MTs Salafiyah Lulusan 1993, bisa disapa di fb. Helmi Jogja)

Biarpun ada yang berkata sekolah itu candu, hal itu tidak lalu membuat saya menyesal telah menghabiskan usia belasan tahun saya dengan mengenyam pendidikan di sekolah. Banyak peristiwa menyenangkan di sana yang masih terekam baik dalam ingatan. Masa bersekolah pada jenjang pendidikan menengah adalah masa ketika jiwa-jiwa remaja sedang mekar dan berkembang. Teringat bagaimana saya beserta teman-teman bareng-bareng mojok di kantin, ngrumpi, ngegosip sambil ngemil jajanan pada jam istirahat. Atau ketika kami riuh dan gaduh di dalam kelas manakala guru yang akan menyampaikan pelajaran belum masuk ke ruangan, dan seketika senyap ketika guru tersebut sudah masuk kelas, mengambil buku dari tasnya, dan memulai pelajaran. Atau ketika kami aktif di organisasi siswa yang rapat-rapatnya kadang tak kalah seru di banding rapat-rapat lembaga politik saat ini.