Tahlil: Sarana Mengharap Keberkahan Ilmu

  • Dalam rangka turut menghormati para pejuang agama terdahulu atau dikenal sebagai waliyullah. Yayasan Salafiyah Kajen melaksanakan tahlil bersama dalam rangka haul Syech Ronggokusumo Ngemplak. Pagi itu (14/10) semua siswa-siswi Yayasan Salafiyah Kajen terlihat memadati kompleks pemakaman Syech Ronggokusumo sekitar pukul 07.00 WIB, bersama-sama bapak dan ibu guru, mereka khusu’ melantunkan kalimat-kalimat toyyibah dan tahlil. Acara ini merupakan agenda tahunan setiap haul pemuka agama di Desa Ngemplak Kidul tersebut. Dengan demikian, mereka bersemangat untuk sekadar berwasilah kepada Mbah Ronggo, sapaan akrab sang wali dari masyarakat sekitar. Ia sendiri masih keponakan dari Syech Ahmad Mutamakkin Kajen Pati. HM Saiful Rijal mengungkapkan bahwa selain digunakan untuk ajang pengaplikasian ilmu. Tahlil tersebut juga digunakan sebagai sarana mengenal kematian. “Jika kita sudah terbiasa mengingat kematian, pastilah kita akan berusaha untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah kita kepada Allah Swt, serta menjadi individu yang lebih baik lagi”, ungkapnya. Selain itu, Kepala MTs Salafiyah Ahmad Ruman Masyfu’ juga menambahkan bahwa anak-anak diharapkan selalu mendekatkan diri kepada para kyai, meneladani mereka. Terlebih kepada para tokoh penyebar agama dulu, agar mendapatkan keberkahan. “Lewat berwasilah, anak-anak diharapkan dapat mendekatkan diri kepada Allah, lewat kekasihnya. Pada akhirnya mereka akan diberkahi ilmunya dan semoga mendapatkan ilmu yang bermanfaat dunia akhirat”, pungkasnya. NEWS_MTs Tahlil Haul Mbah Ronggokusumo Ngemplak At-Tatsqif 2018

    14 Oct
    14 Oct
  • Kamis (11/10) Palang Merah Remaja (PMR) MTs dan MA Salafiyah melaksanakan program kerja tahunan organisasi yaitu cek golongan darah untuk siswa-siswi baru, serta donor darah siswa dan guru. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan serentak untuk mengefektifkan waktu dan tempat kegiatan. Untuk lokasi kegiatan dibuat terpisah. Tes darah dilaksanakan di masing-masing lingkungan lembaga, baik MTs dan MA. Sementara untuk donor darah lokasinya disentralkan di aula MA Salafiyah Kajen, mengingat akses dan kenyamanan aula tersebut terjamin untuk dilaksanakan proses donor darah. Sementara itu, menurut Lizam pembina PMR MTs, cek darah bagi siswa-siswi kelas VII MTs Salafiyah dikatakan sukses dengan banyaknya siswa yang mengikuti acara tersebut. “Banyaknya siswa yang ikut dikarenakan kebanyakan dari mereka mengaku belum mengetahui golongan darahnya. Hal tersebut penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan individu, dan untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit dalam tubuh yang erat kaitannya dengan darah”, ungkapnya. Pelaksanaan cek darah dibagi kelompok perkelas bergantian putra dan putri untuk menjaga kekondusifan pelaksanaan kegiatan di lingkungan madrasah saat berjalannya KBM. NEWs_MTs_SLF At-Tatsqif 2018  

    12 Oct
    12 Oct