Pelantikan Ketua Organisasi Kesiswaan oleh Kepala Madrasah

  • Apel yang digelar pada Selasa (17/09) sekaligus digunakan untuk pelantikan pengurus baru organisasi kesiswaan periode 2019/2020 oleh kepala madrasah Bapak Ahmad Ruman Masyfu’, SH, M Si, di lapangan dengan gedung utama MTs Salafiyah. #NEWs_MTs#SLF#Kajen#Redaksi#AtTatsqif#

    19 Sep
    19 Sep
  • Santri MTs Salafiyah berhasil mengukir prestasi dalam kejuaraan Nasional Pencak Silat Tugu Muda Championship 2 di GOR Pandanaran kabupaten Semarang. Kejuaraan yang diselenggarakan pada  14-15 September 2019 ini diikuti oleh 1.800 peserta dari beberapa perguruan silat dari seluruh Indonesia. Dalam kejuaraan tersebut tiga santri MTs yang menyabet juara tersebut adalah Arsel Joice Saputra (12), Ahmad Misbachul Majid (12), dan Ayu Nur Hamidah (11). Mereka bertiga masing-masing memperoleh medali perunggu. Kepala MTs Salafiyah Kajen, Ahmad Ruman Masyfu’ mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas raihan prestasi para santri MTs Salafiyah. Terlebih, hal itu memang sebagai salah satu perhatian madrasah untuk dapat meningkatkan kualitas yang tidak hanya berfokus pada bidang akademik saja, tapi juga di bidang peningkatan kualitas minat dan bakat para siswa. Masyfu’ mengungkapkan bahwa ekstrakurikuler pencak silat merupakan ekstra pilihan bagi  peserta didik kelas reguler dan wajib bagi kelas unggulan. Hal tersebut salah satu tujuannya adalah untuk pembentukan karakter santri. “Saya selaku kepala madrasah bersyukur atas prestasi siswa-siswi MTs Salafiyah. Mereka (santri MTs) memang kami siapkan dengan adanya ekstrakurikuler wajib maupun pilihan yang menjadi minat dan bakatnya. Dengan itu, pembinaan siswa akan menjadi continue dan berjenjang. Kami juga akan berupaya keras untuk meningkatkan kualitas mereka hingga nasional”, ungkapnya. Ia juga mengungkapkan bahwa apresiasi untuk juara medali perunggu di event nasional, akan diberikan hadiah (reward) beasiswa prestasi sesuai aturan yang berlaku. “Semoga mendatang bisa lebih baik lagi.”, Harapnya.[]   #Berita#MTs#Prestasi#SLF#Redaksi#Sept#

    19 Sep
    19 Sep
  • Lima organisasi di MTs Salafiyah tersebut meliputi KPS, KPPS, At-Tatsqif, PMR dan Pramuka. Meraka serentak melaksanakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) masa khitmad 2018/2019 pada Senin 16/09/2019. Acara yang dilaksanakan pukul 13.00 WIB di Aula MA Salafiyah diikuti oleh seluruh pengurus organisasi dan beberapa ketua terpilih tahun 2019/2020. Ahmad Ruman Masyfu’, Kepala MTs Salafiyah dalam sambutannya memberikan masukan terkait beberapa poin naskah LPJ yang mengalami kesalahan. Walaupun begitu, beliau tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang telah berjuang amanah menjalankan tanggung jawabnya selama satu tahun penuh. “Berorganisasi adalah belajar kemasyarakatan. Untuk itu, kalian ini sudah mendapatkan gambaran tentang masyarakat. Jadi, setelah lulus nanti bekal yang kalian dapatkan di organisasi semoga dapat kalian amalkan di tempat asal masing-masing. Harapan kami adalah kalian kelak dapat berguna di masyarakat”, ungkapnya saat sambutan.[]   #Berita#MTs#SLF#Redaksi#AtTatsqif

    19 Sep
    19 Sep
  • Siswa MTs Salafiyah bernama Ahmad Sirojul Umam yang berasal dari Desa Pondowan Kecamatan Tayu berhasil menjuarai Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar ke 36 cabang tartil tingkat kabupaten. Rabu (11/09/2019) Ia mengaku sudah persiapan selama lebih kurang 3 minggu untuk lomba tingkat kecamatan dan kabupaten itu. Di tingkat kecamatan, ia menyisihkan 8 kontestan dari SMP dan MTs di wilayah Margoyoso. “Waktu itu saya merasa beruntung dan bangga, karena ada beberapa MTs yang juga bagus, seperti mathole’, Al-Hikmah Kajen dan lain-lain. Oleh karena itu, saya harus belajar lebih keras lagi, sebagai perwakilan Margoyoso untuk tingkat kabupaten. Syukur alhamdulillah saya bisa juara 1”, ungkapnya di sela-sela jam istirahat sekolah. Dalam pelaksanaan lomba ia sangat was-was, karena banyak dari peserta adalah perwakilan dari kecamatan masing-masing, pasti bagus-bagus. Oleh karena itu, ia mencoba maksimal saat penampilan. Acara tersebut dilaksanakan di pendopo kabupaten, lingkungan Setda, gedung PKK, dan aula satpol PP Pati.[] [Red.At-Tatsqif/Berita/MTs-SLF]

    12 Sep
    12 Sep
  • Tahfidz Al-Qur’an di MTs Salafiyah merupakan program unggulan, selain daripada keterampilan bahasa dan sains. Oleh karena itu, madrasah membuka peluang beasiswa bagi siswa-siswi MTs Salafiyah yang berprestasi di bidang tahfidz untuk mengikuti seleksi beasiswa tahfidz. Acara beasiswa prestasi tahfidz hanya diadakan sekali dalam setahun.   Kajen (11/09) Seleksi beasiswa tahfidz bagi siswa MTs dilaksanakan di Gedung Puspela Yayasan Salafiyah lantai 2, dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai. Untuk siswa-siswi sudah diberi informasi terkait seleksi melalui wali kelas masing-masing, dan ada beberapa yang sudah mendaftarkan diri langsung sekitar satu bulan yang lalu.   Kegiatan ini diikuti oleh kelas 7, 8, dan 9 yang sudah memenuhi syarat hafalan. Kepala MTs Salafiyah Ahmad Ruman Masyfu’, SH MSi mengungkapkan beberapa tujuan diadakan seleksi beasiswa tahfidz antara lain mencari ridlo Allah, memperkuat hafalan anak, memperbaiki bacaan anak baik tajwid atau makhorijul hurufnya, memperbaiki, dan mengasah mental anak. “Untuk reward atau imbalan, jangan sampai menjadi fokus tujuan. Yang terpenting adalah mencari ridlo Allah. Untuk beasiswa atau keduniaan biarlah imbalan itu mengikuti kita sendiri”, ungkapnya saat diwawancarai tim redaksi At-Tatsqif MTs.   “Harapannya acara baik seperti ini tetap Istiqomah dan dapat meningkatkan ghirah hafalan siswa. Ke depan juga semoga ada peningkatan keikutsertaan siswa dalam seleksi tahfidz”, pungkasnya.[] [Red. At-Tatsqif/website]

    11 Sep
    11 Sep
  • Pagi hari ini (05/09) Santri Salafiyah berangkat bersama untuk mengikuti ziarah, tahlil, dan do’a bersama di Makam Mbah Mutamakkin Kajen. Ada beberapa madrasah yang juga ikut dalam rangka hormat haul sesepuh desa Kajen tersebut, yaitu Perguruan Islam Manabi’ul Falah dan Perguruan Islam Al-Hikmah. Mereka sampai di lingkungan makam yaitu pukul 07.30 WIB. Para santri nampak memadati area makam utama dan belakang makam umum. Ade Irma Widodo, Wakasis MTs Salafiyah mengatakan bahwa acara tersebut bertujuan agar siswa-siswi Salafiyah dapat mengenal budaya kaum nahdiyin yaitu tahlil dan ziarah. ” Kami selaku dewan guru berharap agar siswa-siswi baru dapat mengenal betapa pentingnya berwasilah kepada wali, khususnya KH Ahmad Mutamakkin, salah satu pemuka agama zaman dulu”, ungkapnya kepada tim redaksi At-Tatsqif MTs Salafiyah. Acara tersebut berjalan lancar dan tertib para santri juga terlihat khusu’ ketika mengikuti tahlil/doa bersama tersebut, sekadar mengharapkan karomah dari beliau Mbah Mutamakkin. “Harapannya, agar mereka semangat belajar dan dapat mengamalkan apa yang didapatkan di waktu pembelajaran, khususnya ilmu salaf”, tandasnya.[] [Rahmadhani, Red. At-Tatsqif Bulanan]  

    07 Sep
    07 Sep