Yayasan Salafiyah Kajen Salurkan Bantuan 31 Tangki Air Bersih ke 8 Kecamatan

  • Kekeringan melanda di sejumlah daerah yang ada di wilayah Pati dan sekitarnya. Setidaknya pernyataan itu diambil dari beberapa laporan masyarakat kepada tim tanggap bencana Yayasan Salafiyah Kajen beberapa waktu lalu. “Beberapa laporan tersebut bersumber dari wali murid santri Salafiyah sendiri. Mereka mengaku bahwa sangat sulit mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari, seperti memasak dan bersih diri”, ungkap koordinator tim Ali Mahmudi. Koordinasi cepat dilaksanakan oleh tim. Alhasil, mereka mentargetkan sekurangnya ada 50 bantuan tangki air bersih untuk dikirimkan ke beberapa desa yang ketersediaan airnya memprihatinkan. “Sampai saat ini kita sudah menyalurkan sebanyak 31 tangki air bersih untuk beberapa wilayah, seperti Kecamatan Sukolilo, Kayen, Tambakromo, Winong, Pucakwangi, Jakenan, Juana, dan Jaken”, ungkap Ade Irma Widodo, koordinator lapangan tim tanggap bencana. Selain itu,  Salah satu tim lapangan Nanang Taufiq Bahtiar saat ikut langsung menyalurkan bantuan air mengaku prihatin ketika melihat antusiasme masyarakat saat mengambil air dalam tampungan. “Saya rasanya tidak bisa tinggal diam, akan terus berusaha mencari bantuan air dari para dermawan bersama tim. Yang kemudian akan kami salurkan, sebelum datangnya hujan”, ungkapnya.[] #Yayasan_Salafiyah  

    11 Oct
    11 Oct
  • Ahad (06/10) MTs Salafiyah melaksanakan rapat koordinasi guru pengampu materi Ujian Nasional. Hal ini merupakan tindak lanjut dari instruksi kepala madrasah Bapak Ahmad Ruman Masyfu’ SH, MSi saat serasehan bulan September yang lalu. Beliau menginstruksikan agar segera melaksanakan try out 1 kelas IX tahun pelajaran 2019/2020. Hasil dari rapat yang dipimpin oleh Bapak Ahmad Suyanto, S Pd I meliputi pelaksanaan rapat guru pengampu masing-masing mapel, pembagian kelompok pembuatan naskah soal try out, dan penentuan jadwal pelaksanaan. “Untuk memotivasi siswa dalam hal belajar, intruksi dari bapak kepala madrasah memang harus segera direalisasikan. Semoga anak-anak dapat pengalaman, dan hasil yang memuaskan”, tutur pimpinan rapat Bapak Ahmad Suyanto. Sementara untuk pelaksanaan try out dimulai pada Senin sampai dengan Kamis 14-17 Oktober 2019.[]   #MTs Salafiyah #Pembinaan Santri

    06 Oct
    06 Oct
  • Apel yang digelar pada Selasa (17/09) sekaligus digunakan untuk pelantikan pengurus baru organisasi kesiswaan periode 2019/2020 oleh kepala madrasah Bapak Ahmad Ruman Masyfu’, SH, M Si, di lapangan dengan gedung utama MTs Salafiyah. #NEWs_MTs#SLF#Kajen#Redaksi#AtTatsqif#

    19 Sep
    19 Sep
  • Santri MTs Salafiyah berhasil mengukir prestasi dalam kejuaraan Nasional Pencak Silat Tugu Muda Championship 2 di GOR Pandanaran kabupaten Semarang. Kejuaraan yang diselenggarakan pada  14-15 September 2019 ini diikuti oleh 1.800 peserta dari beberapa perguruan silat dari seluruh Indonesia. Dalam kejuaraan tersebut tiga santri MTs yang menyabet juara tersebut adalah Arsel Joice Saputra (12), Ahmad Misbachul Majid (12), dan Ayu Nur Hamidah (11). Mereka bertiga masing-masing memperoleh medali perunggu. Kepala MTs Salafiyah Kajen, Ahmad Ruman Masyfu’ mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas raihan prestasi para santri MTs Salafiyah. Terlebih, hal itu memang sebagai salah satu perhatian madrasah untuk dapat meningkatkan kualitas yang tidak hanya berfokus pada bidang akademik saja, tapi juga di bidang peningkatan kualitas minat dan bakat para siswa. Masyfu’ mengungkapkan bahwa ekstrakurikuler pencak silat merupakan ekstra pilihan bagi  peserta didik kelas reguler dan wajib bagi kelas unggulan. Hal tersebut salah satu tujuannya adalah untuk pembentukan karakter santri. “Saya selaku kepala madrasah bersyukur atas prestasi siswa-siswi MTs Salafiyah. Mereka (santri MTs) memang kami siapkan dengan adanya ekstrakurikuler wajib maupun pilihan yang menjadi minat dan bakatnya. Dengan itu, pembinaan siswa akan menjadi continue dan berjenjang. Kami juga akan berupaya keras untuk meningkatkan kualitas mereka hingga nasional”, ungkapnya. Ia juga mengungkapkan bahwa apresiasi untuk juara medali perunggu di event nasional, akan diberikan hadiah (reward) beasiswa prestasi sesuai aturan yang berlaku. “Semoga mendatang bisa lebih baik lagi.”, Harapnya.[]   #Berita#MTs#Prestasi#SLF#Redaksi#Sept#

    19 Sep
    19 Sep
  • Lima organisasi di MTs Salafiyah tersebut meliputi KPS, KPPS, At-Tatsqif, PMR dan Pramuka. Meraka serentak melaksanakan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) masa khitmad 2018/2019 pada Senin 16/09/2019. Acara yang dilaksanakan pukul 13.00 WIB di Aula MA Salafiyah diikuti oleh seluruh pengurus organisasi dan beberapa ketua terpilih tahun 2019/2020. Ahmad Ruman Masyfu’, Kepala MTs Salafiyah dalam sambutannya memberikan masukan terkait beberapa poin naskah LPJ yang mengalami kesalahan. Walaupun begitu, beliau tetap memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang telah berjuang amanah menjalankan tanggung jawabnya selama satu tahun penuh. “Berorganisasi adalah belajar kemasyarakatan. Untuk itu, kalian ini sudah mendapatkan gambaran tentang masyarakat. Jadi, setelah lulus nanti bekal yang kalian dapatkan di organisasi semoga dapat kalian amalkan di tempat asal masing-masing. Harapan kami adalah kalian kelak dapat berguna di masyarakat”, ungkapnya saat sambutan.[]   #Berita#MTs#SLF#Redaksi#AtTatsqif

    19 Sep
    19 Sep
  • Siswa MTs Salafiyah bernama Ahmad Sirojul Umam yang berasal dari Desa Pondowan Kecamatan Tayu berhasil menjuarai Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar ke 36 cabang tartil tingkat kabupaten. Rabu (11/09/2019) Ia mengaku sudah persiapan selama lebih kurang 3 minggu untuk lomba tingkat kecamatan dan kabupaten itu. Di tingkat kecamatan, ia menyisihkan 8 kontestan dari SMP dan MTs di wilayah Margoyoso. “Waktu itu saya merasa beruntung dan bangga, karena ada beberapa MTs yang juga bagus, seperti mathole’, Al-Hikmah Kajen dan lain-lain. Oleh karena itu, saya harus belajar lebih keras lagi, sebagai perwakilan Margoyoso untuk tingkat kabupaten. Syukur alhamdulillah saya bisa juara 1”, ungkapnya di sela-sela jam istirahat sekolah. Dalam pelaksanaan lomba ia sangat was-was, karena banyak dari peserta adalah perwakilan dari kecamatan masing-masing, pasti bagus-bagus. Oleh karena itu, ia mencoba maksimal saat penampilan. Acara tersebut dilaksanakan di pendopo kabupaten, lingkungan Setda, gedung PKK, dan aula satpol PP Pati.[] [Red.At-Tatsqif/Berita/MTs-SLF]

    12 Sep
    12 Sep
Goto :