Kepala Madrasah Beri Reward Beasiswa

  • Kepala MTs Salafiyah Ahmad Ruman Masyfu’, SH M Si memberikan sambutan saat upacara penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah (MPLM) Kamis (11/07) di Aula MA Salafiyah sekitar pukul 11.45 WIB. Dalam sambutannya, ia menyambut baik adanya acara semacam Ospek bagi peserta didik baru, guna mengenal lingkungan di mana ia akan belajar.   Kepala madrasah juga memberikan surprise tiga pertanyaan kepada peserta didik baru, dan tidak disangka-sangka bagi siswa-siswi yang telah menjawab tersebut diberikan beasiswa masing-masing 1 tahun SPP gratis. Mereka yang beruntung adalah Alfi Zumaroh kelas VII H tes hafalan surat At-Takwir, Fatiha Amalia Santosa VII E, dan Wildan Mahdian Sodiqi VII A. “Harapan saya selaku kepala madrasah, reward ini sebagai motivasi belajar untuk siswa terkait dan siswa kelas VII umumnya, untuk dapat berprestasi selama belajar di MTs nanti. Karena selama ini madrasah selalu memberikan penghargaan kepada siswanya yang berprestasi, baik tingkat lokal maupun nasional.   Selain itu, secara tidak sengaja kepala madrasah juga bertanya tentang siswa atau siswi yang berpuasa sunah senin kamis. Khalimatus Sa’diyah kelas VII G yang terpilih sebagai penerima beasiswa SPP setengah tahun, karena ia termasuk siswi yang rajin menjalankan puasa sunah itu. []   [MTs_News] #MTs#SLF#Kajen#Santri#Kreatif#

    13 Jul
    13 Jul
  • KAJEN – Masa Pengenalan Lingkungan Madrasah (MPLM) telah memasuki hari terakhir. Siswa-siswi baru MTs Salafiyah masih tetap antusias menerima materi kesehatan dari UPT Puskesmas dan ketertiban dari Polsek Margoyoso. Tiga hari mulai 8 sampai 10 Juli 2019, mereka mengikuti serangkaian kegiatan pengenalan lingkungan belajar. Hal tersebut sangat perlu dilakukan guna membantu siswa baru untuk menyesuaikan diri dengan MTs Salafiyah. Jika mereka merasa nyaman, maka materi-materi pembelajaran akan mudah dipelajari dan berasa tidak berat lagi. Biarlah yang berat-berat itu untukku, kalian jangan. Hehe.. Acara yang bertema “Dengan MPLM mari kita mengenali lingkungan madrasah dan pesantren dengan baik” itu dilaksanakan di berbagai tempat sekaligus, termasuk Galeri MTs, Puspela SMK, dan Aula MA Salafiyah. Selain itu, terdapat juga outbond di luar madrasah, untuk merefresh otak agar mereka tidak jenuh. Salah satu siswi baru MTs Salafiyah Aifiyatul Kholifah asal Margorejo Pati mengungkapkan kesan pertama saat acara berlangsung hingga saat ini adalah penasaran. Penasaran karena begitu banyaknya materi berkaitan dengan MTs Salafiyah yang membuat dirinya kagum dan ingin merasakan langsung saat pengajaran aktif nanti. Selain itu, Fina dari kelas VII G juga merasakan hal yang sama dan bersyukur acaranya berjalan dengan lancar dan sukses. Dan berharap semoga dia dapat belajar dengan baik. “Semoga setelah lulus saya dapat membanggakan orang tua dan mendapatkan ilmu yang diridhai oleh Allah”, bebernya yang sekaligus sebagai doa harapan setelah lulus nanti.[] #News#MTs#SLF#Kajen#Santri#Kreatif#  

    11 Jul
    11 Jul
  • TES PPDB GELOMBANG II MTs SALAFIYAH Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) MTs Salafiyah telah mencapai tahap ujian pengetahuan dan kemampuan calon siswa baru. Ujian tahap II ini dilaksanakan pada Ahad (30/06) mulai pukul 07.30 sampai dengan selesai. Dengan materi uji Tes Potensi Akademik (TPA), keterampilan baca tulis pegon, dan tes hafalan tahfiz. Ujian diikuti oleh lebih kurang 330 calon siswa-siswi MTs Salafiyah gelombang 2 tahun 2019 ini.   Informasi PPDB MTs SLF – Kajen – Pati [NEWs-MTs]  

    05 Jul
    05 Jul
  • Pengurus Yayasan Salafiyah Kajen melaksanakan acara halal bihalal Akbar untuk pengurus, guru, dan karyawan Yayasan Salafiyah Kajen, Senin (01/07) di Aula MA Salafiyah Kajen-Pati. Dengan mengambil tema Mempererat Ukhuwah Membangkitkan Asa dalam Tarbiyah. Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Salafiyah H Ulin Nuha, M Si menginginkan semua yang ada di yayasan, baik itu pengurus, guru, dan karyawan harus menjunjung tinggi persaudaraan. Sama-sama ikut mengembangkan Salafiyah untuk tambah maju dan berkembang. [] (News/YaSa/Kajen)

    01 Jul
    01 Jul
  • Yayasan Salafiyah Mendapat Kunjungan dari Lumajang   Kajen (22/06) Satu bus parkir di depan rusunawa. Mereka adalah rombongan dari Yayasan Darul Falah Karangbendo Lumajang Jawa Timur. Agenda di Yayasan Salafiyah adalah untuk silaturahmi dan studi banding segenap civitas akademika Yayasan Darul Falah. Kunjungan tersebut, pada intinya yaitu silaturahmi antar yayasan, karena pendiri Yayasan Darul Falah merupakan asli keturunan dari Kajen dan putra-putrinya juga belajar di Salafiyah. Perwakilan Yayasan Darul Falah, Moh Farid Wazdi, S Pd, M Pd, juga mengungkapkan bahwa rombongan mereka juga ada tujuan lain yaitu diskusi dan studi banding terkait manajemen pendidikan dan program pembelajaran yg ada di Yayasan Salafiyah. “Kami tertarik ingin nganggur kaweruh tentang sistem pembelajaran, administrasi, dan apapun terkait lembaga pendidikan pesantren berbasis global, yaitu Yayasan Salafiyah Kajen Pati ini.”, tuturnya. Tidak hanya itu, sebelum acara diskusi rombongan juga menyempatkan diri untuk ziarah ke makam leluhur desa Kajen yaitu Syeck Ahmad Mutamakkin. Terakhir, Drs H Ulin Nuha, M Si selaku ketua umum Yayasan Salafiyah Kajen berpesan kepada kedua lembaga terkait untuk saling memberi dan saling menerima untuk sama-sama belajar. Itulah tujuan dari study banding. “Semoga ke depan kedua lembaga semakin maju dan berkembang, oleh sebab sama-sama mau belajar untuk mencapai tahapan itu”, pungkasnya. [Hum.Ya_Sa News]

    22 Jun
    22 Jun
  • Haul KH Muhammad Muzakkin Husain Gesing tiap tahun diperingati oleh keluarga besar Yayasan Salafiyah Kajen dengan melaksanakan tahlil bersama di lingkungan makam, Sabtu (06/04). Hal tersebut merupakan bentuk penghormatan atas jasa-jasa beliau semasa hidupnya. Mengabdikan dirinya untuk mengajar dan mendedikasikan hidupnya di Yayasan Salafiyah Kajen. Setiap bulan Rajab, makam KH Muzakkin penuh dengan santri Salafiyah. Bukan hanya itu, santri dari sekolah lain juga turut menghormatinya, yaitu dari madrasah Khoiriyah Waturoyo dan juga madrasah Darun Najah Ngemplak. “Sisi teladan KH Muhammad Muzakkin Husain adalah selama hidup mendedikasikan diri untuk pendidikan, yaitu mengajar di Yayasan Salafiyah dan tanpa memperoleh menerima bisyaroh sedikit pun. Semangat perjuangan itulah yang harus teladani oleh seluruh santri Salafiyah Kajen”, ungkap Ahmad Suyanto, sambutan wakil lembaga. Setelah usai ziarah di Makam Gesing, dilanjutkan menuju ke Gambiran, yaitu di Makam Simbah Hendro Kusuma. Salah satu putra dari Mbah Mutamakkin Kajen. Harapannya, semua santri Salafiyah mengetahui perjuangan ulama’-ulama’ terdahulu dalam penyebaran agama Islam di tanah Jawa, serta dapat meneguhkan tradisi ziarah dan tahlil ala ahlussunah waljamaah.[] News_MTs_SLF [Red.At-Tatsqif2019]

    06 Apr
    06 Apr
Goto :