Profil MI Salafiyah

PROFIL MADRASAH IBTIDAIYAH SALAFIYAH

A. SEJARAH SINGKAT

Madrasah Salafiyah berdiri pada saat sedang bergejolaknya revolosi Indonesia melawan Belanda, dalam bidang education menggunakan kesempatannya, yaitu rakyat dijadikan sumber tenaga kuli yang hanya diberi kesempatan membaca dan menulis saja, yang kemudian mereka dijadikan sebagai alat untuk melangsungkan tujuan mereka menjajah di bumi Indonesia, maka dari golongan islam tidak akan tinggal diam saja. Guna menjawab tantangan tersebut, didirikanlah madrasah-madrasah sebagai lembaga pendidikan diseluruh pelosok tanah air, untuk menyelamatkan mental bangsa indonesia yang sangat terancam.

Atas dasar keinsyafan itulah didirikan Pondok Pesantren kajen Wetan Banon pada tanggal 12 Mei 1902 M yang diprakarsai oleh Romo Kyai Haji Siradj Kajen yang di kemudian hari dikenal dengan nama TPTH ( Taman Pendidikan Tamrinul Huda ) Kajen Timur.

Pondok Persantren tersebut, langsung diasuh oleh Beliau Romo Kyai Haji Siradj sendiri, dalam hal ini beliau berusaha keras tanpa menghitung laba dan rugi menurut ukuran materi  dalam mengemban amanat Allah SWT, ialah kewajiban amar ma’ruf nahi munkar dengan jalan mendidik  dan mengajar bagi mereka yang membutuhkan.

Sampai saat ini Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah mampu mencetak kader kader islam yang militan dan bertanggung jawab sebagai muslim yang sholih.

Beliau Kyai H. Sirodj  meninggal dunia pada tahun 1928 M/1347 H, ( hari Kamis sore jam 17.30 tanggal 20 Robi’ul awal 1347 H) meninggalkan 4 putera dan 9  puteri.

Dan setelah putera – puteranya menyelesaikan pelajaran diberbagai pondok pesantren sekitar Pulau Jawa kemudian melanjutkan studinya di  Makkah Al-Mukarromah. Setelah pulang ke tanah air putra-putranya sebagai pembantu aktif ayahnya mengajar pondok pesantren tersebut (1925).

Sesuai dengan perkembangan pendidikan/pengajaran di tanah air, maka perlu kiranya didirikan lembaga pendidikan yang sistimatis dan terorganisir, maka didirikanlah madrasah yang diberi nama SALAFIYAH yang langsung dipimpin oleh putera beliau yaitu KH. HAMBALI (1935-1942).

Selanjutnya sejak masa pendudukan fasis militer Jepang  (1942) madrasah ditutup sementara, serta merta penutupan madrasah tersebut, beliau KH. Hambali meninggalkan desa Kajen dan pergi pindah ke desa Jekulo-Kudus, di sana juga membuka pondok pesantren baru, pada tahun 1955 beliau mendirikan pula madrasah yang diberi nama SALAFIYAH juga.

Adapun Madrasah Salafiyah Kajen setelah situasi tanah air mengizinkan dibuka lagi yang langsung dipimpin oleh KH. Baidlowi dengan dibantu angkatan mudanya.

Sesuai dengan perkembangan lembaga pendidikan di negara Indonesia disertai juga ketekunan dari pamong pamong masdrasah tersebut sejak mulai tahun 1948  Madrasah Salafiyah sudah mendapat pengakuan dari Pemerintah dan pada tahun 1950 mendapat bantaun tenaga pengajar dan alat alat sekolah.

Pada tahun 1956 Madrasah Salafiyah dapat maju selangkah dengan didirikannya Madrasah Salafiyah Tingkat Tsanawiyah tiga tahun, dan pada tahun 1958 telah mendapat pengakuan dari Pemerintah.

Pada tahun 1959 Madrasah Salafiyah menerima Piagam (pengakuan wajib belajar) dari Pemerintah dalam hal ini Departemen Agama Republik Indonesia.

Pada tahun 1973 maju selangkah lagi dengan didirikannya Madrasah Salafiyah Tingkat Aliyah tiga tahun, dan pada tahun 1975 menerima Surat Pengesahan Perguruan Agama Islam  dari Pemerintah nomor : K/127/III/’75.

Pada tahun 1981   (tanggal 2 Pebruari 1981) lembaga tersebut dijadikan     Yayasan  “As-Salafiyah”   yang  kedudukannya tetap berpusat di Kajen Margoyoso Pati, tepatnya berlokasi di RT. 1/RW.I Kajen Timur, Kec. Margoyoso, Kab. Pati-Jawa Tengah. Kemudian pada hari Jum’at, tanggal 2 Pebruari 2007 Pengurus Yayasan menghadap kepada Notaris Sugiyanto, SH. untuk merubah nama yayasan dengan nama Yayasan “SALAFIYAH KAJEN” dengan akta pendirian nomor : 02  tanggal 02 Pebruari 2008.

Sedangkan pada tahun 1987 didirikanlah Madrasah Salafiyah Tingkat Ibtidaiyah. Untuk beberapa saat Madrasah Ibtidaiyah vakum. Kemudian pada tahun 2003 Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah aktif kembali dan mendapat pengakuan dari Departemen Agama dengan nomor : Kd.11.18/4/PP.07/1877/2005 pada tanggal 12 Oktober 2005.

B. PROFIL MADRASAH

  • Identitas Madrasah

Nomor Identitas Madrasah     : 111233180190

Nama Madrasah                     : MI Salafiyah Kajen

Alamat                                    : Kajen RT 05/RW 01 Margoyoso Pati

Tahun Berdiri                          : 2003

Status Madrasah                    : Swasta

Peringkat Akreditasi               : B

Penyelenggara KBM              : Pagi, pukul 07.00 – 12.00

  • Lokasi Madrasah

Geografi                              : Dataran Rendah

Lingkungan Ekonomi          : Dagang

Wilayah                               : Pedesaan

C.  VISI DAN MISI

Yayasan Salafiyah Kajen, Kec. Margoyoso, Kab. Pati, Prop. Jawa Tengah yang terdaftar di Pengadilan Negeri Pati Nomor : 3/1981/A.N/N.K, tanggal 3 Pebruari 1983 adalah sebuah lembaga pendidikan formal dan non formal yang berazazkan Islam ‘ala Ahlus-Sunnah Wal Jama’ah.
Madrasah Salafiyah Kajen sebagai salah satu lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan “Salafiyah” mengelola lembaga pendidikan formal yang berciri khas Agama Islam (Ahlus-Sunnah Wal Jama’ah) memiliki visi dan misi sebagai berikut :

VISI :

Beriman, Bertaqwa, Cerdas, dan Berkualitas (Beta Celita)

MISI :

  1. Menanamkan keimanan dan ketaqwaan pada peserta didik dengan cerdas dan berkualitas.
  2. Menanamkan jiwa cerdas bersosial, baik sesama teman maupun lingkungan sekitar pada peserta didik.
  3. Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dalam pencapaian prestasi akademik secara religius, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab.
  4. Meningkatkan pengetahuan dan profesionalisme tenaga kependidikan sesuai dengan perkembangan dunia secara religius dan bertanggung jawab.
  5. Memberikan bimbingan dalam pelaksanaan ibadah dan muamalah ala ahli sunnah wal jamaah.