Angkat Permasalahan Sosial di Panggung Teater

  • PATI – Teater Aliyah Salafiyah (TEASA) MA Salafiyah Kajen kembali menggelar pertunjukan teater pada hari jum’at (29/11) siang. Mereka mengangkat cerita naskah lakon yang berjudul Tragedi Satria yang diadaptasi dari cerpen yang berjudul Ibu Yang Anaknya Di Culik itu karya Seno Gumira Ajidarma. Pada siang itu, suasana gedung Aula MA Salafiyah di sulap menjadi gedung pertunjukan dengan setting panggung bernuansa ruang tamu, lengkap dengan pencahayaan lampu panggung untuk mendukung suasana dalam adegan. Pertunjukan dengan mengangkat permasalah sosial yang begitu komplek mampu dimainkan dengan apik, menyentuh di hati para penonton yang hadir. Menurut Arif Khilwa selaku pembina TEASA sekaligus Sutradara mengatakan bahwa pementasan ini menjadi agenda rutin dari TEASA untuk tetap menjaga eksistensi dalam berkarya. Setiap tahunnya di agendakan dua kali pementasan, pada saat semester gasal dan disemester genap. “Tujuan dari pementasan ini, guna menjadi sarana pembelajaran bagi para anggota ekskul teater di lingkungan MA Salafiyah, baik yang berhubungan dengan dunia teater maupun permasalahan-permasalahan sosial yang ada di naskah yang telah di garap. Sehingga secara langsung maupun tidak langsung tertanam dalam diri mereka untuk senantiasa berfikir kritis, mandiri, tanggung jawab dan ada kepekaan sosial dalam kehidupan. Selain itu juga menyuguhkan sebuah tontonan yang bisa menjadi tuntunan.” imbuhnya Dalam pementasan ini juga dimeriahkan oleh beberapa pembacaan puisi oleh Khilwa Zahwatunnuf dari MI Salafiyah, M Syahrul Alfi siswi MA Salafiyah, juga dari teater Kardus SMK Salafiyah, para guru Arif Khilwa, widya Lestari, Maaf Oim, Aloeth Pathi dari Gandrung sastra, beberapa Alumni dan penampilan monolog dari Teater Ismi SMK Jawa Tengah Pati. (S-AS)  

    30 Nov
    30 Nov
  • MARGOYOSO- Pagi ini matahari belum sempat menampakkan keindahannya. Setelah berselimut mendung dan hujan tadi malam. Sekitar pukul 06.45 WIB sebagian siswa MTs sudah bergerombol berjajar duduk di kursi taman. Mereka adalah siswa kelas IX. Keadaan masih berkabut tipis, mereka sedang membaca buku pelajaran yang akan diujikan nanti. Hari ini adalah hari terakhir pelaksanaan Simulasi 1 UAMBN BK di MTs Salafiyah, yang sebelumnya telah dilaksanakan selama 3 hari mulai Senin 25 November 2019. Pelaksanaan tertib dan lancar dengan pembagian per-sesi dalam 3 laboratorium komputer. Kepala MTs Salafiyah Kajen Kyai Ahmad Ruman Masyfu’ mengharapkan siswa-siswi kelas IX yang mengikutinya dapat mengambil pembelajaran dan pengalaman mengikuti ujian Berbasis Komputer (BK). “Hal ini pihak madrasah lakukan bertujuan agar siswa terbiasa melaksanakan ujian dengan menggunakan komputer. Agar dalam pelaksanaan UNBK dan UAMBN BK yang akan dijalani sebagai syarat nilai kelulusan dapat diikuti dengan baik dan lancar. Karena selain nilai tahfidz dan qiroah kitab sebagai unggulan. Nilai ujian nasional dan ujian madrasah tersebut termasuk hal yang juga penting”, ungkapnya saat ditemui. (S-Im)

    30 Nov
    30 Nov
  • RABU (27/11) Ekstrakurikuler Pencak Silat Pagar Nusa (PN) MTs Salafiyah Kajen menggelar acara pelantikan tahunan di Desa Jrahi Kecamatan Gunungwungkal Pati. Diikuti sekitar 181 santri, acara pemberangkatan dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB. Berseragam serba hitam, semua santri tampak disiplin untuk mengerjakan tugas-tugas dari pelatih. Tujuan dari kegiatan tersebut meliputi (1) melatih pertahanan diri, (2) melestarikan budaya asli Indonesia, dan (3) meningkatkan kekebalan tubuh, (4) serta melatih jiwa dan mental para pesilat dalam bermasyarakat. Kepala MTs Salafiyah Kyai Ahmad Ruman Masyfu’ mengatakan bahwa ada yang menarik dengan pelantikan yang dilakukan di daerah pegunungan, yaitu di Desa Jrahi Kecamatan Gunungwungkal. “Mereka akan tadabur alam, dan melihat serta merasakan tantangan hidup. Mereka juga akan menyaksikan keberagaman yang ada di sana. Alhamdulillah, pelaksanaan pelantikan ini sukses, anak-anak enjoy, senang, sehingga melaksanakan tugasnya dengan waktu yang tidak terasa.”, bebernya. [S-Im]

    28 Nov
    28 Nov
  • MARGOYOSO– Dalam pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat KKMI Margoyoso tahun 2019 yang di laksanakan di MI Nahjatul Falah Bulumanis Kidul, MI Salafiyah memperoleh beberapa prestasi. Prestasi yang diperoleh antara lain: 1. M. Syahrul ‘Ula Assaliki juara 2 kaligrafi putra 2. Safira Lailiya Yahya juara 2 kaligrafi putri 3. Anargya Fahmi ‘Ilmi Nugraha juara 2 Mapel IPA 4. Iffatul Maula Ramadhani juara 2 Mapel Matematika 5. Ulin Ni’am juara 3 pagar nusa putra 6. Luluk Maulidia juara 3 pagar Nusa putri 7. Hafizh Ahmad Ma’ruf juara 3 lomba lari 60 Meter Kyai Ahmad Ashab S Pd I, kepala MI Salafiyah mengungkapkan kegembiraan atas prestasi yang diperoleh anak-anak MI Salafiyah. “Alhamdulillah, semakin ke sini MI Salafiyah semakin menunjukkan peningkatan dalam hal prestasi. Walaupun peningkatan itu tidak signifikan, namun kami tetap bersyukur. Semoga ke depan siswa-siswi MI Salafiyah dapat menunjukkan eksistensi dan prestasinya di wilayah Margoyoso dan sekitarnya”, ungkapnya. (S-Im)

    23 Nov
    23 Nov
  • MARGOYOSO – Haul Mbah KH Sirodj ke 93 Yayasan Salafiyah Kajen telah sampai pada puncaknya, yaitu Pengajian Umum yang dihadiri oleh KH Abdul Qoyyum Mansur Lasem, Ahad (17/11/2019) dimulai pukul 14.00 WIB. Sebelum itu, pukul 07.00 WIB, semua lembaga di Yayasan Salafiyah Kajen melaksanakan Tahtimul Qur’an Bil-Ghaib yang bertempat di lembaga masing-masing. Sehari sebelum acara puncak, yaitu pada hari Sabtu juga dilaksanakan Tahtimul Qur’an Bin Nadzor dan ziarah bersama seluruh guru beserta santri Yayasan Salafiyah Kajen. Dalam kegiatan pengajian ini, masyarakat setempat diundang hadir. Semua guru, dan karyawan juga turut hadir memeriahkan haul salah satu pendiri di halaman MA Salafiyah Kajen. Susunan acara pengajian meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Alquran, tahlil umum, sambutan, dan mauidotul hasanah. Gus Qoyyum dalam mauidotul hasanah menjelaskan tentang sosok santri saat ini yang sudah banyak kehilangan keberkahan. “Ada yang hilang dari kita sebagai sosok seorang santri, yaitu keinginan mencari ilmu, dan mencari keberkahan. Ilmu yang terhubung kepada Rasulullah. Itulah yang menjadikan santri itu akan sukses dan bahagia kelak.”, Ungkapnya. Beliau juga menjelaskan sebagian kandungan surat Muhammad dalam Alquran. Terdiri atas 38 ayat dan 2349 huruf. Di dalamnya itu ada kiat menjadi seorang yang bahagia. “Siapa itu orangnya. Yaitu orang yang menikmati hidup. Sukses hidup jika ia terhubung dengan Nabi Muhammad SAW. Karena Allah akan memberikan nikmat itu kepada orang-orang yang tepat. Orang bodoh bahagia banyak, orang alim ruwet, ya banyak. Makanya kuncinya adalah satu, terhubung kepada Rasulullah”, bebernya. Selain itu, saat mengakhiri ceramah, beliau menekankan pada tiga hal target utama santri, yaitu sholeh, berilmu, dan bahagia. Bahagia dalam pandangan syariah, yaitu bahagia di dunia dan di akhirat. (S-Im)

    18 Nov
    18 Nov
  • MARGOYOSO- Kamis (14/11) Teater Kardus SMK Salafiyah Kajen sukses mementaskan naskah Tigan adaptasi dari naskah wek wek karya iwan simatupang, di milad yang ke 5 dan pentas produksi ke 2, naskah ini dipilih pada awalnya karena hiruk pikuk politik akhir-akhir ini dan sebagai persembahan untuk hari guru nasional yang jatuh pada tanggal 25 November besok. Pentas dilaksanakan di aula SMK Salafiyah Barat lantai 2, dengan dihadiri oleh siswa-siswi SMK Salafiyah, teman-teman Teasa MA Salafiyah, teman-teman TeTs MTs Salafiyah, bapak dan ibu guru, serta tamu undangan lainnya. Angga Widhi P, selaku pembimbing Teater Kardus SMK Salafiyah mengungkapkan bangga kepada segenap anggota teater kardus yang telah berusaha menampilkan hasil terbaiknya. Oleh karena, seharusnya pentas dilakukan tanggal 25 November, diajukan menjadi 14 November karena pertimbangan akan ada informasi demo santun oleh para guru honorer di Kabupaten Pati. Wek wek sendiri dipilih karena erat dengan persoalan tipu menipu, persoalan hamba kepada majikan yang mudah kita temukan di jaman modern ini. Seakan menjadi lumrah sehingga setiap tokoh perlu memainkan tipuan di atas tipuan lain. Akhirnya, yang terjadi adalah praktek kecerdikan menipu. Ini menjadi gambaran yang nyata dalam kehidupan manusia. Memotret keculasan dan kecerdikan dalam kasus hukum. (pn-SMK-AW)

    15 Nov
    15 Nov
Goto :