Yayasan Salafiyah Kajen Ngaji Pasanan Lewat Online

  • KAJEN – Aktivitas Ramadan di masa pandemi Covid-19 ini memang sedikit berbeda. Meski demikian, tak menyurutkan Yayasan Salafiyah Kajen Kecamatan Margoyoso untuk menyajikan program bermanfaat bagi umat Islam selama bulan puasa ini. Dengan berinovasi, Yayasan Salafiyah Kajen merubah kegiatan belajar kitab yang semula offline menjadi online. Sebab, di tengah situasi pandemi ini siswa sekolah sudah diliburkan sesuai surat edaran dari pemerintah. Meski secara fisik para santri tidak dapat hadir di Madrasah, namun antusiasme di sosial media begitu luar biasa. Bahkan, tidak hanya siswa sekolah, Alumni dan juga masyarakat umum juga turut menyimak kajian kitab secara daring itu. Saka Media, sebagai fasilitator menyiarkan secara langsung lewat youtube melalui chanel SAKA media setiap harinya. Dalam pelaksanaan, para Kiyai dari Yayasan Salafiyah turut membawakan kajian dari kitab Arbain Nawawi, Taisirul Kholaq, serta beberapa ceramah keagamaan dengan tema yang berbeda. Arif Sutoyo, selaku Koordinator Saka media mengatakan, ngaji pasanan ini dimulai sejak 2 Ramadan hingga 20 Ramadan nanti. “Ngaji posonan merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh yayasan Salafiyah Kajen, maka dalam saat situasi darurat kesehatan karena covid-19 kegiatan ngaji posonan dilakukan secara siaran langsung melalui chanel youtube,” jelas dia. Dengan adanya ngaji pasanan lewat daring itu, lanjut Arif, diharapkan para santri yang ada di rumah masing-masing masih bisa mengikuti dan melaksanakan ngaji kitab seperti Ramadan sebelum-sebelumnya. “Intinya tradisi ngaji posonan terus bisa berjalan dan diikuti para santri,” imbuhnya. Sementara itu, salah satu Alumnus Salafiyah Kajen, Ahmad Shohib, mengatakan jika dengan adanya kajian kitab secara online ini, akan semakin memudahkan alumni untuk mengikutinya. “Justru dengan via daring ini kami (alumni) bisa ikut ngaji. Saya juga selalu mengikuti kajian kitab dari rumah. Jadwalnya pun saya punya,” kata dia. (Red.Saka-Media)

    29 Apr
    29 Apr
  • Ketua Yayasan Salafiyah Kajen Drs Kyai Ulin Nuha, M Si merupakan seorang yang peduli dengan yayasan yang ia pimpin. Redaksi At-Tatsqif MTs Salafiyah kemarin juga sangat beruntung bisa berbincang walau hanya via WhatsApp, sebab melaksanakan dan taat terhadap peraturan pemerintah di tengah pandemi global wabah covid-19 ini. Baik, ada beberapa poin yang kami bahas, dan akan kami beberkan di sini. Semoga hal ini dapat menjadi perhatian oleh seluruh keluarga besar Yayasan Salafiyah Kajen dan dapat dijadikan acuan lembaga lainnya demi Indonesia yang lebih baik. 1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran di Salafiyah setelah adanya dampak wabah korona ini Pak? Wabah Covid 19 ini memang dampaknya cukup besar bagi bangsa ini, termasuk dunia pendidikan pada semua level. Dan untuk sementara kami pengurus yayasan menyepakati bahwa pembelajaran berbasis online/daring diperpanjang sampai dengan 5 Juni 2020. Kami juga mengharapkan semua lembaga di bawah naungan Yayasan Salafiyah Kajen memfasilitasi anak-anak secara maksimal menggunakan pembelajaran online yang disarankan oleh pemerintah daerah tersebut. 2. Bagaimana upaya yang dilakukan yayasan untuk menanggulangi penyebaran virus Covid-19 itu? Upaya ya banyak. Pertama, dengan menyosialisasi semua santri tentang bahaya virus tersebut serta pengetahuan mengenai virus Corona itu lewat acara yang digelar per-lembaga masing-masing. Kedua, menghimbau untuk anak-anak tetap di rumah ketika sekolah diliburkan. Bukan libur sih, namun tepatnya diganti pembelajaran daring agar dapat diakses dengan mudah di rumah. Ketiga, semua pelaksanaan PPDB Salafiyah dialihkan via online seluruhnya, termasuk ujian masuknya. Ketiga, mengimbau kepada semua lembaga di Salafiyah memfasilitasi semua pendidik perihal pembelajaran daring atau lebih tepatnya memfasilitasi kuota internet agar pembelajaran dapat berjalan maksimal. 3. Untuk pembelajaran yang efektif dan mudah diakses siswa Salafiyah kira-kira menggunakan apa pak? Apa ya? WhatsApp bisa, dengan menggunakan grup kelas. Google classroom bisa. Kemudian, menggunakan website juga bisa. Dan untuk latihan menggunakan google form, tapi jangan sampai digunakan untuk ujian, soalnya anak-anak yang cerdasnya diatas rata-rata dapat masuk dulu dengan akun anonim untuk mencari kunci jawaban. Hehe. 4. Berapa pentingkah website menurut Bapak? Menurut saya sangat penting. Website Yayasan Salafiyah itu amat sangat penting juga. “Hari gini tidak ada website ketinggalan bro”. Media sosial itu bagi institusi pemerintah maupun swasta termasuk yayasan itu sangat dibutuhkan. Disamping website juga ada WhatsApp, Instagram, Facebook, dan lain-lain, itu semua harus di manfaatkan dengan maksimal. Sebab dengan media itu semua pesan akan sampai kepada publik, baik itu promosi, informasi, edukasi dan sebagainya. Harapan saya sebagai Ketua Umum Yayasan Salafiyah Kajen Pati, agar website yayasan selalu di update. 5. Bagaimana tanggapan Bapak tentang anak-anak harus belajar di rumah ini, sebab mencegah penyebaran virus Covid-19? Tanggapannya ya sedih dan prihatin ya. Diantaranya adalah anak-anak yang seharusnya mereka masuk sekolah dari pagi hingga siang, namun dengan terpaksa mereka harus belajar di rumah dengan sistem online (Daring). Dan inilah yang menurut saya efektif walaupun kurang maksimal. Sehingga pembelajaran daring umumnya yang diterapkan pada semua sekolah/madrasah. Agar tetap belajar, daring inilah solusi yang terbaik. Walaupun terkadang sudah mulai jenuh, dengan alasan mereka tidak ketemu guru dan teman-temannya. 6. Terakhir, apa pesan Bapak kepada civitas akademika Yayasan Salafiyah Kajen ini? Pesan saya, yaitu dengan adanya wabah ini kita terima dengan sabar dan tawakal, akan tetapi ikhtiar dhohir dan batin terus dilakukan dan banyak berdoa, agar virus Corona ini segera diangkat oleh Allah SWT, sehingga pembelajaran yang di kelas segera dilakukan kembali seperti semula. Nah, itulah ulasan bincang singkat yang kami lakukan kemarin. Dan, redaksi ingin bisik-bisik nih, bahwa bincang kami kemarin diakhiri dengan disertakan nama lengkap pak ketum yayasan lho, tapi ini rahasia, jangan disebar ya! yaitu Al-Faqir Ulin Nuha Afif. Semoga pesan-pesan dari Beliau Bapak Ketua Yayasan Salafiyah dapat kita laksanakan dengan baik. (Reporter: Tim At-Tatsqif/MTs/SLF)

    09 Apr
    09 Apr
  • MARGOYOSO– Dalam pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat KKMI Margoyoso tahun 2019 yang di laksanakan di MI Nahjatul Falah Bulumanis Kidul, MI Salafiyah memperoleh beberapa prestasi. Prestasi yang diperoleh antara lain: 1. M. Syahrul ‘Ula Assaliki juara 2 kaligrafi putra 2. Safira Lailiya Yahya juara 2 kaligrafi putri 3. Anargya Fahmi ‘Ilmi Nugraha juara 2 Mapel IPA 4. Iffatul Maula Ramadhani juara 2 Mapel Matematika 5. Ulin Ni’am juara 3 pagar nusa putra 6. Luluk Maulidia juara 3 pagar Nusa putri 7. Hafizh Ahmad Ma’ruf juara 3 lomba lari 60 Meter Kyai Ahmad Ashab S Pd I, kepala MI Salafiyah mengungkapkan kegembiraan atas prestasi yang diperoleh anak-anak MI Salafiyah. “Alhamdulillah, semakin ke sini MI Salafiyah semakin menunjukkan peningkatan dalam hal prestasi. Walaupun peningkatan itu tidak signifikan, namun kami tetap bersyukur. Semoga ke depan siswa-siswi MI Salafiyah dapat menunjukkan eksistensi dan prestasinya di wilayah Margoyoso dan sekitarnya”, ungkapnya. (S-Im)

    23 Nov
    23 Nov
  • MARGOYOSO – Haul Mbah KH Sirodj ke 93 Yayasan Salafiyah Kajen telah sampai pada puncaknya, yaitu Pengajian Umum yang dihadiri oleh KH Abdul Qoyyum Mansur Lasem, Ahad (17/11/2019) dimulai pukul 14.00 WIB. Sebelum itu, pukul 07.00 WIB, semua lembaga di Yayasan Salafiyah Kajen melaksanakan Tahtimul Qur’an Bil-Ghaib yang bertempat di lembaga masing-masing. Sehari sebelum acara puncak, yaitu pada hari Sabtu juga dilaksanakan Tahtimul Qur’an Bin Nadzor dan ziarah bersama seluruh guru beserta santri Yayasan Salafiyah Kajen. Dalam kegiatan pengajian ini, masyarakat setempat diundang hadir. Semua guru, dan karyawan juga turut hadir memeriahkan haul salah satu pendiri di halaman MA Salafiyah Kajen. Susunan acara pengajian meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Alquran, tahlil umum, sambutan, dan mauidotul hasanah. Gus Qoyyum dalam mauidotul hasanah menjelaskan tentang sosok santri saat ini yang sudah banyak kehilangan keberkahan. “Ada yang hilang dari kita sebagai sosok seorang santri, yaitu keinginan mencari ilmu, dan mencari keberkahan. Ilmu yang terhubung kepada Rasulullah. Itulah yang menjadikan santri itu akan sukses dan bahagia kelak.”, Ungkapnya. Beliau juga menjelaskan sebagian kandungan surat Muhammad dalam Alquran. Terdiri atas 38 ayat dan 2349 huruf. Di dalamnya itu ada kiat menjadi seorang yang bahagia. “Siapa itu orangnya. Yaitu orang yang menikmati hidup. Sukses hidup jika ia terhubung dengan Nabi Muhammad SAW. Karena Allah akan memberikan nikmat itu kepada orang-orang yang tepat. Orang bodoh bahagia banyak, orang alim ruwet, ya banyak. Makanya kuncinya adalah satu, terhubung kepada Rasulullah”, bebernya. Selain itu, saat mengakhiri ceramah, beliau menekankan pada tiga hal target utama santri, yaitu sholeh, berilmu, dan bahagia. Bahagia dalam pandangan syariah, yaitu bahagia di dunia dan di akhirat. (S-Im)

    18 Nov
    18 Nov
  • MARGOYOSO – Sebanyak 117 siswa se eks Karesidenan Pati mengikuti Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) dan Musabaqoh Qiro’atil Kitab (MKQ) yang diselenggararakan yayasan Salafiyah Kajen kecamatan Margoyoso (14/11). Mengangkat tema menguatkan Akhlak karakter dan kemandirian pesantren, kegiatan itu diikuti oleh ratusan siswa mulai dari tingkatan Madrasah Ibtida’iyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Ketua Yayasan Salafiyah Kajen H.Ghufron Halim menyampaikan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul Mbah Siroj Ishaq ke 93 dan Harlah Madrasah Salafiyah. “Saya berharap kepada seluruh peserta bisa saling mengetahui kelebihan untuk mengoptimalkan kekurangannya,” jelasnya. Pada kesempatan itu, beliau juga memohon doa restu kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten yang turut hadir pada acara tersebut, atas penyelenggaraan program tahasus Tahfidzul Qur’an pasca Aliyah sebagai langkah awal dan niat dalam memberi ruang para santri. Sementara itu, H. Imron selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, mengapresiasi atas terselenggara  lomba tersebut. Tak hanya itu, ia juga  mendukung program perencanaan yayasan Salafiyah Kajen, khususnya program Tahasus Tahfidzul Qur’an. “Lewat program ini nantinya akan tercipta anak didik yang berakhlaqul karimah dan mandiri. Mereka akan bisa bersaing lebih ketat di dunia yang lebih terbuka, khususnya jebolan pesantren. Karena, Pati merupakan Kabupaten yang konsisten dalam sebagai gudangnya keilmuan Islam,” jelasnya. (S-AS)

    14 Nov
    14 Nov
  • MARGOYOSO – Ada hal yang berbeda dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul Mbah Siroj Ishaq ke 93 dan Harlah Madrasah Salafiyah di yayasan Salafiyah Kajen di tahun ini. Pada hari Selasa (12/10) Yayasan Salafiyah kedatangan tamu Syeikh Zakaria Muhammad Marzuq Muhammad Al Husaini Al Azhari, Beliau adalah imam dan khatib Mesjid Al Azhar Mesir sampai tahun 2014 , dan sekarang beliau adalah imam dan khatib Mesjid Sayyidah Aisyah. Kedatangan beliau dalam rangka memenuhi undangan khusus dari yayasan Salafiyah Kajen. Beliau di sambut di Aula MA Salafiyah yang dihadiri oleh para guru dan peserta didik dari MA dan MTs Salafiyah kajen. Pada kesempatan itu, beliau menyampaikan dan menjelaskan tentang isi Hadits Al Arba’in Nawawiyyah dan Burdah Imam Al Bushairi. Selain itu juga mengijazahkan sanad kedua kitab tersebut kepada yang hadir. Syeikh Zakaria Muhammad Marzuq Muhammad Al Husaini Al Azhari dalam Mauidlohnya menyampaikan bahwa segala sesuatu tergantung kepada niatnya, karena niatlah kita bisa dipertemukan seperti ini. Ajaran Islam terangkum dlm 3 hal yakni Islam, Iman dan Ihsan. Islam melarang untuk putus asa. Oleh sebab itu selain niat, kita juga wajib untuk senantiasa berusaha dengan cara yang baik dan untuk kebaikan. Beliau juga menyampaikan pentingnya untuk selalu menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah Saw & Ahlul bait, dengan salah satunya mengadakan acara Maulid. H.NM. Saifur Rijal Ajib selaku ketua yayasan Salafiyah dalam sambutannya mengatakan ” Yayasan Salafiyah merasa sangat bersyukur & memberikan apresiasi setinggi – tingginya atas kehadiran Syaikh Zakaria Al Huseini, dengan sudah meluangkan waktunya selama di Indonesia, mengingat begitu padat jadwal beliau selama berada di Indonesia. ” ” Beliau adalah dari keturunan Rasulullah SAW dari garis Sayyidina Husein, tentunya seluruh keluarga besar Salafiyah mengharapkan barokah & do’a untuk kebaikan serta kemajuan Salafiyah untuk ke depannya.” imbuhnya. (S-AS)

    14 Nov
    14 Nov
Goto :