Situs Resmi Yayasan Salafiyah Kajen

Meneladani Rasulullah dengan Akhlaqul Karimah dalam Kehidupan

Kalau akal yang kita berikan kekuatan, maka yang terjadi pada diri kita adalah sikap kasih sayang kepada sesama, welas asih, senang kalau ngilmu, senang berbuat baik, ini yang disebut akhlakul malaikat.” – KH Mustofa Bisri.

Mengajak manusia sampai pada akhlakul karimah adalah salah satu misi terbesar Rasulullah SAW kala diutus Allah SWT sebagai nabi penutup. Akhlak merupakan perisai dalam hidup. Selain hukum yang telah digariskan dalam Alquran dan Hadits, akhlaklah yang membatasi gerak manusia agar mencapai performa terbaiknya, baik itu dalam hablum minallah maupun hablum minannas—bagaimana ia menjadi hamba yang penuh hiasan akhlak misalnya kala berdoa kepada Allah, bagaimana ia menjadi makhluk sosial saat berhadapan dengan liyan di masyarakat.

Spirit inilah yang dipegang teguh oleh tiap madrasah, termasuk MTs Salafiyah. Sebagaimana dawuh Gus Mus, akhlak yang mulia lahir dari kekuatan berpikir, dari seberapa besar kita mendayagunakan akal yang telah dikaruniakan Allah kepada manusia.

Akal adalah alat untuk melengkapi iman. Iman yang kuat dan lurus lahir dari akal yang terasah.

Dengan berbagai fasilitas yang ada di madrasah, kami yakin murid kamu mampu memaksimalkan akal untuk mencapai akhlak mulia, pun iman yang menancap dalam dada.

Akhlak membantu siapa pun diterima di masyarakat. Dengan akhlak yang tertata, misi kami untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang bermanfaat di seluruh lini kehidupan akan terlaksana.

Bukankah apa pun di dunia, termasuk penciptaan teknologi paling maju sekalipun, harus dilandasi akhlak agar ada batasan-batasan demi kepentingen bersama?

Soal akhlak mulia, MTs Salafiyah-lah tempatnya.

Pan.PPDB/MTs-2020/2021

Leave a comment

Your email address will not be published.