Situs Resmi Yayasan Salafiyah Kajen

Salafiyah Bersholawat Bersama Habib Zaenal Abidin Assegaf dan Syeikh dari Mesir

Gema shalawat berkumandang di komplek Yayasan Salafiyah Kajen, kecamatan Margoyoso, kabupaten Pati, Senin malam (11/10). Digelarnya acara Salafiyah bersholawat ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul Mbah Siroj Ishaq ke 93 dan Harlah Madrasah Salafiyah.

Dalam acara tersebut dimeriahkan oleh Grup rebana Az-Zahir asal Pekalongan, Jawa Tengah bersama Habib Zaenal Abidin Assegaf. Selain beberapa habib dan para Kyai dari Salafiyah juga hadir pula Syeikh Zakaria Muhammad Marzuq Muhammad Al Husaini Al Azhari yang merupakan imam dan khatib Mesjid Al Azhar Mesir.

Ribuan pecinta Sholawat yang berasal dari para santri, masyarakat sekitar dan juga Zahir Mania turut hadir dalam acara tersebut. Bahkan mereka berasal dari berbagai kota diluar kabupaten Pati.

Ketua Yayasan Salafiyah Kajen KH. Ulin Nuha menyampaikan harapannya “mudah-mudahan dengan cara Salafiyah Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul Mbah Siroj Ishaq ke 93 dan Harlah Madrasah Salafiyah ini akan bermanfaat dan mendapatkan keberkahan”.

“Dengan memperingati maulid Nabi adalah Memperingati kelahiran Nabi Muhammad. Inilah salah satu perbedaan, bahwa Nabi Muhammad diperingati waktu kelahiran untuk selalu kita ingat, tetapi untuk orang lain di peringati waktu kematiannya.” imbuhnya

Syeikh Zakaria Muhammad Marzuq Muhammad Al Husaini Al Azhari dalam tausyiahnya menyampaikan, ” Saya merasa tenang dan senang ketika masuk di tempat ini, hati terasa terbuka mendengar lantunan sholawat dihari dilahirkannya Rosululloh yang berakhlak spt al qur’an berjalan”

Beliau juga mengatakan ” Ilmu lebih mulya dari pada harta, ilmu menjaga kalian, sedangkan harta membuat anda menjaganya, harta bisa berkurang karena dibelanjakan, sedangkan ilmu akan bertambah ketika dibelanjakan, dengan ilmu orang akan mendapatkan ketaatan dalam hidupnya (bertambah taqwa pada Allah).”

Diakhir acara Habib Zaenal Abidin Assegaf berpesan kepada seluruh yang hadir bahwa “Cinta itu harus mempengaruhi sikap kita, ketika kita mencinta Nabi Muhammad maka meniru sikap beliau dan menjadikan teladan.” (AS/MASLF)

Leave a comment

Your email address will not be published.